MAHASISWA GITAR KLASIK ISI YOGYAKARTA MERAIH  JUARA DAN PENGHARGAAN PADA AJANG 30TH JAPAN INTERNATIONAL ENSEMBLE GUITAR FESTIVAL 2018  

Empat mahasiswa musik  ISI Yogyakarta berhasil meraih juara dan penghargaan pada ajang 30th Japan Internastional Ensemble Guitar Festival 2018 pada tanggal 24 Juni 2018 lalu di Kyurian Hall, Tokyo, Jepang. Mereka adalah Josua Julian dan Thomas Aquinus Aji Batara yang tergabung dalam kelompok Duo Rocky serta Nabila Rifda Alfiani dan Tabita Trisanta yang tergabung dalam Nabita Guitar Duo.

Duo Rocky berhasil meraih juara pertama setelah menyisihkan belasan peserta lainnya dan mendapat penghargaan Best Duo Award. Mereka tampil membawakan Suite Retratos 2nd and 4th movement karya R. Gnatalli. Pada tahun 2017 lalu mereka  juga berhasil meraih Juara 1 kategori ansambel pada Valerio International Guitar Festival 2017.

Kelompok lainnya, Nabita Guitar Duo berhasil mendapat penghargaan Best Student Award. Anggota duo ini, Nabila Rifda Alfiani dan Tabita Trisanta adalah mahasiswi gitar klasik Program Studi D4 Penyajian Musik dibawah bimbingan Rahmat Raharjo, M.Sn.  Pada kompetisi ini mereka membawakan Bad Boy karya komposer Jepang, Toru Takemitsu dan Seguidillas karya Isaac Albeniz. Bagi mereka keikutsertaannya pada ajang ini merupakan pengalaman pertama berkompetisi skala internasional. Sebelumnya Duo ini telah memiiki raputasi tampil di berbagai  kota di Indonesia seperti  Yogyakarta, Univertitas Pasundan Bandung (UNPAS), Universitas Negeri Surabaya (UNES), Japan Foundation, Jakarta.

Keikutsertaan mereka dalam kompetisi di Jepang ini  juga merupakan yang pertama kalinya bagi Indonesia setelah 30 tahun penyelenggaraannya. Pada peyenggaraan tahun ini setidaknya ada empatbelas kelompok ansambel yang bersaing dalam bentuk duo, trio, kuartet gitar.  Daisuke Suzuki, salah satu juri yang juga seorang gitaris Internasional mengakui peserta dari Indonesia memiliki level ketrampilan dan musikalitas yang tinggi serta stage performance yang baik dibanding peserta lain. Mereka bukan hanya sekedar memainkan nada-nada di gitar namun benar-benar mengerti bagaimana memainkan musik dan mengolahnya sehingga menjadi menarik. Kemenangan mereka juga mendapat sambutan dan apresiasi dari pihak KBRI di Tokyo.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *